Kamis, 14 Februari 2008

Madrid Habisi Valladolid 7-0

Judul menghabisi saya rasa cocok menggambarkan kemenangan Real Madrid atas Valladolid, Minggu malam.
Les Merengues semakin membuktikan musim ini mereka sangat perkasa.
Setelah kalah dari Almeria pekan lalu, mereka cepat bangkit. Hasilnya, kemenangan
7-0!
Inilah skor terbesar kedua Madrid sepanjang sejarah setelah yang atas Elche, 11-2, musim 1959/60.
Penampilan berbeda ditampilkan Madrid di Santiago Bernabeau kali ini. Hanya dalam waktu 43 menit mereka sudah melesakkan lima gol.
Julio Baptista membuka pesta gol Madrid (menit ke-8). Setelah itu Madrid menambah gol lewat Raul Gonzales (30), gol pertama Arjen Robben di La Liga (32), Raul lagi dari titik penalti (38), serta Guti Hernandez (43).
Di babak kedua, laju Madrid makin kencang. Guti mencetak gol keduanya (61) sebelum Royston Drenthe (79) menutup pesta menjadi tujuh gol.
“Menang dengan skor 7-0 tidaklah biasa. Kami berusaha menyerang dari sayap dengan pergerakan yang cepat dari Robben dan Robinho. Dan dari sanalah gol kebanyakan berasal,” kata pelatih Bernd Schuster.
Hasil ini membuat skuad Schuster itu kian memperlebar jurang dengan Barcelona. Sehari sebelumnya, lagi-lagi gagal mengemas angka penuh setelah ditahan
1-1 Sevilla.
Dengan demikian ketertinggalan Barca atas Madrid kembali besar, menjadi delapan poin.
Villarreal mulai terpaut enam angka dari Barca. The Yellow submarines mengemas 42 poin, setelah menundukkan Real Murcia
1-0 lewat gol tunggal Guillermo Franco (90).
Sementara dua gol Diego Forlan (55 dan 73) memenangkan Atletico
2-0 atas Racing Santander. Atletico kini berada di posisi empat nilai 41 poin.

Tidak ada komentar: