Kamis, 14 Februari 2008

Sejarah Singkat Real Madrid C.F.

ppSejarah

Real Madrid Club de Fútbol adalah sebuah klub
sepak bola Spanyol yang merupakan tim tersukses di dunia pada abad ke-20 menurut Fédération Internationale de Football Association, diikuti Manchester United di posisi kedua. Didirikan pada 6 Maret 1902, Madrid bermain di Divisi Utama Liga Spanyol atau yang dikenal sebagai Primera División. Sejak kompetisi tersebut dimulai pada 1928, Madrid belum pernah didegradasikan ke divisi bawah. Klub ini aslinya bernama Madrid Club de Fútbol, namun diizinkan menggunakan gelar Real setelah Raja Alfonso XIII dari Spanyol memberikan izin resmi kepada klub tersebut pada Juni 1920.
Madrid bermain dalam kostum putih-putih, sehingga dijuluki Los merengues (Tim putih). Kandangnya berada di
Stadion Santiago Bernabeu yang berkapasitas 80.354 penonton.
Sejak beberapa tahun terakhir, Madrid dikenal sebagai tim yang gemar membeli pemain-pemain top dunia, dan oleh karena itu diberikan julukan baru Los galácticos (tim galaksi).


Pemain-Pemain Terkenal
Alfonso
Rafael Alkorta
Juan Alonso
Amancio Amaro
Nicolas Anelka
David Beckham
Benito
Miguel Betancort
Paul Breitner
Emilio Butragueño
Paco Buyo
José Antonio Camacho
Iván Campo
Fabio Cannavaro
Santiago Cañizares
Iker Casillas
Albert Celades
Chendo
Vicente Del Bosque
Luis Del Sol
Alfredo di Stéfano
Peter Dubovsky
Luis Enrique
Luís Figo
Ricardo Gallego
Mariano García Remón
Gento
Rafael Gordillo
Thomas Gravesen
Ramón Grosso
Guti
Gheorghe Hagi
Iván Helguera
Fernando Hierro
Robert Jarni
Juanito
Christian Karembeu
Raymond Kopa
Michael Laudrup
Antonio Maceda
Evaristo de Macedo
Claude Makélélé
Rafael Martín Vázquez
Steve McManaman
Míchel
Miguel Ángel
Predrag Mijatovic
Luis Molowny
Fernando Morientes
Miguel Muñoz
Günter Netzer
Michael Owen
Pahíño
Miguel Pardeza
Francisco Pavón
José María Peña
Dejan "Rambo" Petkovic
Pirri
Ferenc Puskás
Jacinto Quincoces
Quique Flores
Raúl
Fernando Redondo
Luis Regueiro
Héctor Rial
"Poli" Rincón
Roberto Carlos
Ronaldo
Gaspar Rubio
Míchel Salgado
José Samitier
Walter Samuel
Isidoro San José
Hugo Sánchez
Manuel Sanchís Hontiyuelo
Manuel Sanchís Martínez
José Emilio Santamaría
Carlos Santillana
Bernd Schuster
Clarence Seedorf
Juan Cruz Sol
Santiago Hernán Solari
Ulrich Stielike
Davor Šuker
Miguel Tendillo
Jorge Valdano
Manuel Velásquez
Ricardo Zamora
Iván Zamorano
José María Zárraga
Zinedine Zidane
Ignacio Zoco

Prestasi


Piala/Liga Champions: 9 (hasil dan finalis)
1955/56 4-3 vs.
Stade de Reims-Champagne
1956/57 2-0 vs.
A.C. Fiorentina
1957/58 3-2 vs.
AC Milan
1958/59 2-0 vs. Stade de Reims-Champagne
1959/60 7-3 vs.
Eintracht Frankfurt
1965/66 2-1 vs.
Partizan Belgrade
1997/98 1-0 vs.
Juventus
1999/00 3-0 vs.
Valencia
2001/02 2-1 vs.
Bayer Leverkusen


Piala Super Eropa: 1
2002


Piala Interkontinental: 3
1960; 1998; 2002


Piala UEFA: 2
1984/85; 1985/86

Liga: 30
1931/32; 1932/33; 1953/54; 1954/55; 1956/57; 1957/58; 1960/61; 1961/62; 1962/63; 1963/64; 1964/65; 1966/67; 1967/68; 1968/69; 1971/72; 1974/75; 1975/76; 1977/78; 1978/79; 1979/80; 1985/86; 1986/87; 1987/88; 1988/89; 1989/90; 1994/95; 1996/97; 2000/01; 2002/03; 2006/07

Copa del Rey: 17
1904/05; 1905/06; 1906/07; 1907/08; 1916/17; 1933/34; 1935/36; 1945/46; 1946/47; 1961/62; 1969/70; 1973/74; 1974/75; 1979/80; 1981/82; 1988/89; 1992/93

Supercopa de España: 7
1988; 1989; 1990; 1993; 1997; 2001; 2003

Kejuaraan Regional: 18
1903/04; 1904/05; 1905/06; 1906/07; 1907/08; 1912/13; 1915/16; 1916/17; 1917/18; 1919/20; 1921/22; 1922/23; 1923/24; 1925/26; 1926/27; 1928/29; 1929/30; 1930/31

Copa de la Liga: 1
1984/85

Madrid Habisi Valladolid 7-0

Judul menghabisi saya rasa cocok menggambarkan kemenangan Real Madrid atas Valladolid, Minggu malam.
Les Merengues semakin membuktikan musim ini mereka sangat perkasa.
Setelah kalah dari Almeria pekan lalu, mereka cepat bangkit. Hasilnya, kemenangan
7-0!
Inilah skor terbesar kedua Madrid sepanjang sejarah setelah yang atas Elche, 11-2, musim 1959/60.
Penampilan berbeda ditampilkan Madrid di Santiago Bernabeau kali ini. Hanya dalam waktu 43 menit mereka sudah melesakkan lima gol.
Julio Baptista membuka pesta gol Madrid (menit ke-8). Setelah itu Madrid menambah gol lewat Raul Gonzales (30), gol pertama Arjen Robben di La Liga (32), Raul lagi dari titik penalti (38), serta Guti Hernandez (43).
Di babak kedua, laju Madrid makin kencang. Guti mencetak gol keduanya (61) sebelum Royston Drenthe (79) menutup pesta menjadi tujuh gol.
“Menang dengan skor 7-0 tidaklah biasa. Kami berusaha menyerang dari sayap dengan pergerakan yang cepat dari Robben dan Robinho. Dan dari sanalah gol kebanyakan berasal,” kata pelatih Bernd Schuster.
Hasil ini membuat skuad Schuster itu kian memperlebar jurang dengan Barcelona. Sehari sebelumnya, lagi-lagi gagal mengemas angka penuh setelah ditahan
1-1 Sevilla.
Dengan demikian ketertinggalan Barca atas Madrid kembali besar, menjadi delapan poin.
Villarreal mulai terpaut enam angka dari Barca. The Yellow submarines mengemas 42 poin, setelah menundukkan Real Murcia
1-0 lewat gol tunggal Guillermo Franco (90).
Sementara dua gol Diego Forlan (55 dan 73) memenangkan Atletico
2-0 atas Racing Santander. Atletico kini berada di posisi empat nilai 41 poin.

Sang Pangeran Madrid, Raul Gonzalez Blanco

Pengenalan
Raul Gonzalez Blanco, biasa dipanggil Raul (lahir
27 Juni 1977) adalah Pesepakbola dari Spanyol. Ia telah bermain untuk Real Madrid di tingkat senior sejak 1994, dimana sekarang ia menjabat sebagai kapten. Ia telah bermain lebih dari 100 pertandingan untuk tim nasional Spanyol dan merupakan pencetak gol terbanyak yaitu 47 gol. Ia mempersembahkan Spanyol di turnamen Piala Dunia 1998, Euro 2000, Piala Dunia 2002, Euro 2004 dan Piala Dunia 2006.
Raul juga menempati urutan ke 12 untuk pencetak gol terbanyak di sejarah sepakbola Spanyol dengan 185 gol dari 418 pertandingan. Semua gol tersebut adalah untuk Real Madrid, dan itu membuat ia menempati urutan ketiga sebagai pencetak gol terbanyak di Real Madrid sepanjang waktu. Hal ini masih dapat berkembang karena Raul masih bermain untuk Real Madrid.
Saat ia bermain, ia menggunakan kaus bernomor 7 untuk Spanyol dan Real Madrid.

Gaya Bermain
Raul adalah seorang penyerang yang bisa menggabungkan menyerang dan bertahan dengan baik. Ia berlari tanpa henti dan mendukung timnya sebagai kaptern sejati. Ia adalah jantung dari tim.
Dengan tinggi 180cm dan berat 69kg, ia sangat gesit dan ringan pada kakinya. Ia juga suka berganti posisi dan bermain melebar ke samping. Ia bisa membuat teman setimnya berada di posisi yang baik dan membuat kesempatan untuk mencetak gol baik untuk dirinya sendiri maupun teman setimnya. Bahkan ia dapat melakukan itu semua saat bermain menghadapi pemain bertahan yang sangat baik.
Banyak pelatih Real Madrid dan Spanyol yang kesulitan mencari posisi paling pas untuk Raul. Walaupun ia merupakan penyerang asli, tetapi masanya yang paling subur mencetak gol adalah pada akhir tahun 1900an. Ia menjadi partner Fernando Morientes, yang lebih tinggi dan lebih menjadi target alami. Sejak kedatangan Morientes pada musim panas 2003, Raul telah berpindah-pindah posisi sebagai penyerang kedua dibelakang Ronaldo atau Ruud van Nistelrooy maupun sebagai sayap kiri. Untuk timnas Spanyol di Piala dunia 2006, ia mendorong Luis Garcia ke samping agar bisa bermain sebagai penyerang kedua dibelakang Fernando Torres dan David Villa. Dengan hal tersebut, dua pemain sayap Jose Antonio Reyes dan Joaqin Sanchez tersimpan sebagai pemain cadangan.

Biografi
Raul lahir di Madrid, pinggiran kota dari San Cristobal de Los Ángeles. Setelah menjadi anggota tim amatir San Cristobal de Los Ángeles, ayahnya mendaftarkan dia ke tim muda Atletico Madrid di umur 13 tahun. Raul menjadi sangat berbakat. Memenangi gelar nasional dengan tim muda U-15 dan takdirnya terlihat untuk bergabung dengan tim profesional saat presiden Atletico Jesus Gil menghilangkan tim muda Atletico dengan tujuan untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan.
Dihilangkan dari tim yang dibelanya, Raul pergi ke rival sekota Atletico yaitu Real Madrid dimana sukses dengan cepat akan datang kepadanya. Ia memulai musim 1994-1995 di tim Real Madrid C dan mencetak 13 gol di 7 pertandingan pertama. Pada Oktober 1994, pelatih Jorge Valdano memilih Raul untuk bermain di tim utama. Saat ia hanya berumur 17 tahun 4 bulan, Raul menjadi pamain termuda sepanjang sejarah yang memakai kaus Real Madrid. Dengan itu, ia mendorong keluar Emilio Butrageuno pemenang Piala Pichichi, dan langsung menjadi sensasi baru Spanyol. Ia mencetak 9 gol dalam 28 penampilan di musim pertamanya, termasuk saat melawan Atletico. Ia juga memenangi kejuaraan Liga Spanyol. Raul membuat debut tim utama timnas Spanyol pada Oktober 1996 melawan Republik Ceko.
Raul merupakan pemain kunci di 6 gelar besar Real Madrid dari tahun 1998 sampai 2003. Dengan Real, ia memenangi 3 kejuaraan antar Eropa (European Champions League) pada tahun 1998, 2000, dan 2002. ia juga mencetak gol penentu di partai final Champions League 2000. Di domestik, ia memenangi 3 piala La Liga Spanyol di tahun 1997, 2001, dan 2003. Setelah Fernando Hierro pensiun dari timnas spanyol tahun 2002, Raul menjadi kapten untuk Real Madrid dan Spanyol.
Sejak tahun 2003, ia telah menjadi sasaran empuk bagi media massa dan suporter dalam hal kritik karena penampilan buruknya sejak 4 tahun belakangan, dimana Real Madrid mengalami kesulitan memenangi gelar di Spanyol dan di Eropa dengan tidak sukses dikeduanya. Kesulitan-kesulitan yang telah membayangi Raul mengakibatkan ia disisihkan dan diletakkan di tim cadangan oleh Real Madrid dan Spanyol, meninggalkan pertanyaan “Berapa lama lagi ia akan bertahan di Real dan Spanyol ?”. Banyak gosip yang mengatakan bahwa ia bermain pada pertandingan Madrid dikarenakan ia telah menjadi pengaruh besar di Madrid.
Pada tanggal 28 September 2005, ia menjadi pemain pertama yang mencetak 50 gol di turnamen UEFA Champions League pada penampilannya yang ke 97, melewati pemain legenda Real Madrid Alfrado Di Stefano. Saat itu ia bermain melawan tim tangguh Olimpiakos dari Yunani. Saat ia memimpin pertandingan Spanyol melawan San Marino, di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2006 pada tanggal 12 Oktober 2005, ia melebihi rekor Fernando Hierro sebagai Kapten Spanyol yang paling banyak Tampil dalam sejarah Spanyol.
Pada tanggal 19 juni, dengan gol saat melawan Tunisia, Raul menjadi pemain no 18 yang mencetak gol di 3 Piala dunia. Sebelumnya ia telah mencetak gol di Piala dunia 1998, Piala Dunia 2002 dan Piala Dunia 2006.

Kehidupan Pribadi
Raul tumbuh di lingkungan sederhana Madrid, di pinggiran kota San Cristobal de Los Ángeles. Ayahnya, don Pedro adalah penggemar Atletico Madrid yang merupakan klub dimana Raul bermain setelah bermain dalam jangka waktu yang pendek di klub San Cristobal. Para pelatih Atletico Madrid sebelumnya tidak melihat ada sesuatu yang spesial pada Raul karena ia sangat kurus dan lemas. Tetapi kemudian ia menjadi bagian dari tim Real Madrid C dan langsung masuk ke tim utama pada musim 1994-1995.
Setiap mencetak gol, Raul merayakannya dengan cara yang berbeda dari teman-temannya. Ia selalu mencium cincin pernikahannya untuk menghormati istrinya, Mamen Sanz. Mereka memiliki 4 anak laki-laki. Jorge (lahir 25 februari 2000), namanya diambil dari Jorge Valdanao yang dahulu adalah pesepakbola dari Argentina, Hugo (lahir 20 November 2002), namanya juga diambil dari pahlawan masa kecil Raul yaitu Huga Sanchez, dan si kembar Hector dan Mateo (lahir 17 November 2005). Ia suka membaca, terutama buku karangan Arturo Perez Reverte dan ia suka mendengarkan berbagai jenis lagu spanyol. Ia juga menikmati berburu dan menonton perkelahian banteng.
Fernando Morientes adalah teman yang sangat dekat dengan Raul. Keduanya digelari pasangan penyerang paling mematikan di Real Madrid dan di timnas Spanyol antara tahun 1998 dan 2002, hingga Morientes digantikan Ronaldo di tim utama Real Madrid. Morientes dan Raul masih berteman baik hingga sekarang, dan Raul juga sering terlihat di Anfield Road pada musim 2005-2006 liga Inggris pada waktu ia cedera, ia menonton Morientes bermain untuk Liverpool. Morientes dan Raul juga pernah pergi berlibur bersama dengan keluarganya masing-masing.

Penghargaan

Klub
La Liga Spanyol : 1995, 1997, 2001, dan 2003 Piala Super Spanyol : 1997, 2001, dan 2003 UEFA Liga Champions : 1998, 200, dan 2002 Piala Super Eropa : 2002 Piala Interkontinental : 1998 dan 2002

Pribadi
Piala Pichichi : 1999 dan 2001 Pemain Terbaik Spanyol : musim 1996-1997 UEFA penyerang Terbaik : 2000, 2001, dan 2003 Pemain Terbaik Piala Interkontinental 1998 Pemain terbaik Federasi Sejarah Sepak bola Internasional (IFFSH) 1999 Olahragawan Terkemuka Spanyol 2000 2 kali UEFA Champions League Top Scorer 1999 dan 2000 Medali emas Royal’s Order untuk Olahragawan 2006 Sepatu Perunggu Eropa 1999 dan 2001 Medali perunggu Pemain Terbaik Dunia FIFA 2001 Medali perak Pemain Terbaik Eropa 2002

Prestasi
Mencetak gol ke-800 dalam sejarah timnas Spanyol, 27 Maret 1997 (vs Austria) Mencetak gol ke-900 dalam sejarah timnas Spanyol, 7 September 2002 (vs Yunani) Pencatak gol terbanyak sepanjang masa di timnas Spanyol Penampilan terbanyak di timnas Spanyol Pencetak gol terbanyak bagi pemain yang masih aktif di Liga Spanyol Penampilan terbanyak di UEFA Champions League Pencetak gol terbanyak di UEFA Champions League (56 gol) Mencetak 2 gol dari 3 di pertandingan Final UEFA Champions League Pencetak gol terbanyak saat melawan Barcelona di sejarah Real Madrid (10 gol)

Kutipan kata-kata
Fabio Capello (manager Real Madrid) : “Ia adalah pemenang. Ia adalah warisan dari Real Madrid “ (15/11/99)
Javier Clemente (manager Serbia) : “Raul adalah penyerang terbaik di dunia sekarang ini” (01/04/00)
Franz Beckenbauer (legenda Jerman) : “Raul adalah salah satu yang terbaik di Eropa. Ia adalah jiwa Real Madrid. Dia seperti Matthaus bagi kita” (09/05/00)
Thierry Henry (penyerang Arsenal) : “Saat ia bermain, di pikirannya hanyalah ada gol. Itu adalah inti dari sepak bola. Setiap saat ia melakukan sesuatu, orang-orang akan berdiri dari kursi” (25/06/00)
Sir Alex Ferguson (manager Man Utd) : “Real membeli banyak pemain besar seperti Figo, Zidane, dan Ronaldo. Tapi menurut saya pemain terbaik di dunia adalah Raul” (08/04/03)
David Trezeguet (penyerang Juventus) : “Kita semua tahu apa yang dipersembahkan oleh Raul. Tidak hanya untuk timnya, tapi juga untuk sepakbola” (08/05/03)
Ottmar Hitzfeld (manager Bayern) : “Saya akan membeli Raul pada menit ini jika itu memungkinkan. Dia adalah seseorang yang dapat mengubah jalannya pertandingan dan saya suka semua tentang dia. Ia memiliki karier yang hebat dibelakangnya. Menurut saya, sekarang adalah waktu terbaik untuk membeli dia. Ia memiliki kedewasaan yang sama banyak dengan pengalamannya” (15/02/07)

Alasan Situs Ini Dibuat

Situs ini dibuat khusus untuk para penggemar Real Madrid di Indonesia. Karena di Indonesia belum ada website khusus untuk para penggemar Real Madrid maka dari itu saya membuat situs ini. Kalian dapat membantu saya dalam mengisi blog ini. Saya juga membuat suatu forum untuk berbagi cerita dan berkomunikasi tentang Real Madrid. Demikianlah alasan saya menciptakan situs ini. Bagi yang ingin berkomunikasi dengan saya seputar Real Madrid kalian bisa lewat Yahoo Messenger. ID saya reza11_madridista11. Sekian atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.